{{ message }}

Polisi Kontra Teror Inggris Selidiki Surat "Penghukuman Orang Muslim"

Minggu, 11 Maret 2018 - 10:01:37 AM | 312 | Hukum

Polisi Kontra Teror Inggris Selidiki Surat

 

INILAMPUNG.COM - Polisi Kontra Teror Inggris sedang menyelidiki dugaan kebencian setelah beberapa orang menerima surat meminta mereka menyerang Muslim pada tanggal 3 April lalu. Dalam selebaran tersebut dikatakan bahwa tanggal yang dimaksud sebagai hari "menghukum seorang Muslim".

Beberapa warga Inggris di London, West Midlands dan Yorkshire menerima cetak tersebut melalui pos. "Mereka telah menyakiti Anda, mereka telah membuat orang-orang yang Anda cintai menderita, mereka telah menyebabkan Anda sakit dan sakit hati. Apa yang akan Anda lakukan?" tulis selebaran itu, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (11/3/2018).

Isi surat lainnya menyebutkan, mereka yang menjalankan perintah itu akan mendapat pernghargaan. Bagi penyerang menggunakan kata-kata mendapat 10 poin, melemparkan air asam sebanyak 50 poin, dan 1.000 poin jika mengebom sebuah masjid, serta 2.500 poin untuk yang membon Mekkah.

Ada lebih 2,5 juta Muslim di Inggris, Islam adalah agama terbesar kedua di negara itu.

Pada hari Sabtu (10/3/2018), polisi West Yorkshire bergabung dengan Polisi Metropolitan London untuk menangkap orang atau pihak yang bertanggung jawab atas kasus itu.

"Keamanan publik tetap menjadi prioritas kami. Saya mendesak masyarakat waspada tapi tidak takut," kata polisi West Yorkshire dalam sebuah pernyataan.

Muslim Inggris, pemimpin agama, politisi dan kelompok hak-hak sipil menyatakan kemarahan pada perkembangan tersebut.

"Kampanye keji telah menyebabkan tekanan yang dalam. Kami menyambut baik tindakan polisi menyelidiki masalah ini," kata Miqdaad Versi, asisten sekretaris jenderal Dewan Muslim Inggris, salah satu dari Organisasi payung Muslim terbesar di Inggris, mengatakan kepada Al Jazeera.

Kepala kepolisian kontra teror di timur laut Inggris, Russ Foster memastikan penyelidikan menyeluruh dan profesional berjalan dengan baik dan mendesak masyarakat untuk melaporkan masalah tersebut ke polisi. (aja)




BERITA LAINNYA

Terpopuler