{{ message }}

Jaga Netralitas Polri, Arinal Pindah Kampanye di Jalan

Senin, 12 Maret 2018 - 10:07:06 AM | 352 | Pileg

Jaga Netralitas Polri, Arinal Pindah Kampanye di Jalan
Kampanye dialogis Cagub Lampung nomor urut tiga Arinal Djunaidi berlangsung di pinggir jalan di Menggala Tulangbawang. (inilampung.com/ist).

TULANGBAWANG - Kampanye calon Gubernur Arinal Djunaidi, Senin (12/3/2018) dialihkan di pinggir jalan dari agenda yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu setempat di Lapangan Aspol Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

Ratusan massa rakyat berkumpul di pinggir-pinggir jalan untuk mengikuti kampanye. Dengan tertib dan tetap bersemangat, massa menyimak pidato yang disampaikan Arinal Djunaidi maupun juru kampanye lainnya.

Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadiwibowo membantah jika disebut Polres Tulangbawang membubarkan kampanye pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut tiga, Arinal Djunaidi-Chusnunia atau Arinal-Nunik.

Menurut Raswanto, pihak kepolisian setempat sebelum kampanye tersebut berlangsung, terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak terkait, agar tidak melangsungkan kampanye di Lapangan Aspol, Menggala.

“Pada hari Minggu (11/3) di Mapolsek Menggala, sampai pukul 23.30 WIB telah dilakukan koordinasi antara pihak Panwaslu, KPUD dan tim sukses salah satu paslon, untuk tidak melakukan kampanye secara terbuka di lapangan yang berada persis di samping Mako Polsek Menggala itu,” terang Kapolres

Dijelaskan Raswanto, lapangan tersebut milik Polri yaitu Polres Tulangbawang, berdasarkan sertifikat tanah yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tulangbawang Nomor: BL 001965 08.06.02.02.4.00004 tanggal 27 Mei 2015 yang ditanda tangani Kepala BPN Tulangbawang, Agus Purnomo.

Dengan status lahan tersebut, kata dia, Lapangan Aspol merupakan fasilitas pemerintah, sehingga siapapun paslon cagub/cawagub tidak diperbolehkan menggunakan lapangan itu untuk menjaga netralitas Polri.

“Jadi karena alasan tersebut akhirnya diperoleh kesepakatan pelaksanaan kampanye dilakukan secara dialogis di tempat salah satu tim sukses,” urai Kapolres.

Raswanto kembali menegaskan, pihaknya tidak membubarkan pelaksanaan kampanye. Tetapi pihaknya memindahkan lokasi pelaksanaan, serta mengamankan pelaksanaan kampanye dialogis Cagub-Cawagub Arinal-Nunik.

“Semua berdasarkan aturan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota BAB IX Larangan dan Sanksi Pasal 68 ayat 1 ke h yang berbunyi dalam kampanye dilarang menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah dan pemerintah daerah termasuk lahan ini,” tegasnya.

Senada dengan itu, Nirwan, kader Golkar sekaligus penanggung jawab kampanye di Menggala, menegaskan bahwa Lapangan Aspol, Menggala tidak boleh digunakan kampanye karena lapangan tersebut milik Polri.
“KPU dan Panwas salah menentukan tempat. Untuk menjaga netralitas Polri, kita pilih bergeser ke jalan. Kampanye tetap berjalan di jalan Aspol," ungkapnya. (rls/ilc-1)




BERITA LAINNYA

Terpopuler