{{ message }}

Cara Menjalani Hidup supaya Berumur Panjang

Jum'at, 9 Maret 2018 - 09:29:59 AM | 334 | Sex & Kesehatan

Cara Menjalani Hidup supaya Berumur Panjang

 

INILAMPUNG.COM - Penentuan umur berada di tangan Tuhan. Tapi, di lain sisi sulit menjadi angkuh tentang masa lamanya hidup seperti zaman sekarang karena makin menguatnya risiko penyakit dan penurunan kemampuan kognitif manusia modern. Dengan kata lain, akhir kesadaran dan kematian makin dekat dengan manusia.

Secara global, rentang hidup rata-rata manusia saat ini adalah 71,4 tahun. Bagi beberapa orang beruntung bisa melebihi 100 tahun. Namun, tak pernah sampai melampaui 122 tahun. Kecuali seperti tertera dalam data hanya ada seorang wanita Prancis bernama Jeanne Calment mencapai usia itu.

Sebagian besar kita menginginkan sedikit keajaiban bisa memperpanjang umur, dan setidaknya harapan itu menghasilkan beberapa kemajuan. Angka harapan hidup di AS melebihi rata-rata global. Tahun 1900, sudah lebih dari 47 tahun, dan kini sampai 97 tahun. Tapi, semuanya bergantung pada vaksin, antibiotik, sanitasi, deteksi dan perawatan lebih baik untuk berbagai penyakit.


Sebuah studi Universitas Yale bulan Maret 2018, menemukan dari 4.765 orang dengan usia rata-rata 72 tahun, karena memiliki sikap positif terhadap penuaan.

"Saran terpenting yang kami tawarkan kepada orang-orang yang ingin umur panjang adalah, buang daftar Anda,'" kata Howard Friedman, profesor psikologi University of California, Riverside, dan penulis The Longevity Project, dikutip Jumat (9/3/2018).

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, pada tahun 2030, diperkirakan 60 persen orang akan tinggal di kota, dan banyak di antaranya berusia di atas 60 tahun.

Pusat Institut Milken untuk Masa Depan Penuaan (CFA) menyatakan, metropolitan merupakan tempat terbaik untuk menikmati masa tua. Karena kota memiliki sistem kesehatan yang bagus, peluang untuk terus belajar, tersedianya transportasi umum dan melimpahnya seni dan budaya.

"Manusia itu selalu ingin bertemu satu sama lain," kata Paul Irving, ketua Institut Milken CFA. "Dan hal itu bisa mudah terjadi di kota, menciptakan lebih banyak pilihan dan peluang."

Aspek lain yang mungkin menantang saat menua dan keluarga tidak lagi bersatu. Sebuah studi tahun 2017 di jurnal Personal Relationships menemukan, hal penting adalah menjadi teman, bukan keluarga.

Studi tersebut mengamati 270.000 orang di hampir 100 negara dan menemukan bahwa seiring bertambahnya usia, hubungan kesehatan hanya untuk orang-orang dengan persahabatan yang kuat. (aja)



Terpopuler