{{ message }}

Pemerintah Tolak Usulan Pati Polri Jadi Penjabat Gubernur

Jum'at, 23 Februari 2018 - 11:48:16 AM | 237 | Politik

Pemerintah Tolak Usulan Pati Polri Jadi Penjabat Gubernur
Menko Polhukam Wiranto. (inilampung.com/ist).

INILAMPUNG.COM - Pemerintah menolak usulan Kementerian Dalam Negeri menempatkan perwira tinggi Polri (pati) sebagai penjabat gubernur di Jawa Barat dan Sumatera Utara. Keputusan itu diambil karena banyaknya penolakan dari masyarakat.

Pemerintah akan memberikan alternatif lain penunjukkan pejabat tersebut dalam waktu dekat ini.

Hal itu dikatakan Menko Polhukam Wiranto, di Jakarta, Jumat (23/2/2018). Wiranto mengatakan sebelum mengeluarkan keputusan itu, pihaknya berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Setelah saya berkoordinasi dengan Kapolri, kita evaluasi hasilnya perlu perubahan. Dengan demikian, berita yang beredar di masyarakat tentang nama kedua Pati Polri sebagai PLK tidak lagi valid," katanya, seperti dikutip dari Detiknews.

Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono mengatakan, usulan penjabat gubernur untuk dua provinsi itu baru wacana. “Usulan resmi belum ada, kalau batal mungkin rencananya," ujar dia, Jumat (23/2/2018).

Kemendagri, kata Soni, sudah menyiapkan pejabat eselon I dari berbagai kementerian untuk mengisi jabatan kepala daerah tersebut. (aja)




BERITA LAINNYA

Terpopuler