{{ message }}

Dinas Sosial Pantau Penyaluran Beras Sejahtera

Minggu, 11 Februari 2018 - 06:07:47 AM | 223 | Bisnis

Dinas Sosial Pantau Penyaluran Beras Sejahtera
Pantau penyaluran beras sejahtera (rastra) di Gadingrejo. (inilampung.com/tyo).

INILAMPUNG.COM - Jajaran Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu mengunjungi beberapa tempat distribusi beras sejahtera (rastra) untuk memantau penyalurannya berjalan lancar, tepat waktu dan sasaran.

Kunjungan itu sudah dilakukan beberapa kali dan sejak sepekan lalu dantaranya di Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo.

Tim Dinas Sosial dipimpin Kadis Sosial Arif Nugroho, didampingi Sekretaris Tri Kadarmanto dan staf Bidang Pemberdayaan Sosial Dedi Akhmadi. Mereka diterima oleh Kepala Pekon Gadingrejo Gunawan, beserta jajarannya, Babinsa dan Babinkamtibmas, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Pekon Gadingrejo, Tugisar.


Informasi dari Kepala Pekon Gadingrejo Gunawan, pada 2018, terdapat 505 KK/KPM untuk menerima rastra. Namun hingga kini masih ada masyarakat yang belum menerima, padahal kondisinya sangat miskin.

Maka berdasarkan laporan itu, Dedi Akhmadi, staf Bidang Pemberdayaan Sosial, menjelaskan, masyarakat yang layak menerima bantuan tetapi belum masuk dalam daftar penerima, dapat diusulkan melalui mekanisme yang ada.

Yakni melalui musyawarah pekon, lalu diusulkan pada bulan depan berjalan. "Tetapi, bagi masyarakat yang belum masuk dalam daftar Basis Data Terpadu (BDT), prosesnya harus dimasukkan terlebih dahulu dalam BDT melalui usulan tersendiri," jelas Dedi.

Sedang Sekretaris Disos Pringsewu Tri Kadarmanto menuturkan bahwa saat ini masih dimungkinkan untuk melakukan perubahan Daftar Penerima Manfaat (DPM) melalui musyawarah. Perubahan meliputi pergantian penerima akibat mutasi kependudukan (pindah/meninggal) dan usulan baru. "Untuk usulan baru, calon penerima harus sudah terdaftar dalam BDT,"ujarnya.

Sementara itu PSM Pekon Gadingrejo, Tugisar, menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan penyisiran untuk mencari masyarakat yang masih berhak menerima bantuan tetapi belum masuk dalam daftar penerima yang akan dibawa ke dalam forum musyawarah pekon untuk memdapatkan persetujuan.

Ditempat yang sama Kadis Dosial Pringsewu Arif Nugrohok berpesan kepada para kepala pekon untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat apabila memang masih ada yang belum masuk dalam daftar. "Kalau memang berhak dan layak menerima, maka agar segera diusulkan sehingga tidak akan terjadi gejolak di masyarakat," pintanya.

Namun terlebih dulu dilakukan musyawarah pekon agar akan lebih bisa menjamin obyektifitas pengusulan. Sebab pendataan pengusulan itu akan melibatkan aparat dari tingkat RT, RW, masyarakat, dan aparat Pekon.

Arif Nugroho memaparkan, bahwa pada tahun 2018 ini Kabupaten Pringsewu akan menerima alokasi bantuan sosial pangan Rastra sebesar 203.620 kg beras/bulan untuk 20.362 KK, per tangal 25 Januari 2018. Penyaluran rastra dari Bulog Divre Bandarlampung ke Titik Distribusi Kabupaten Pringsewu sudah mencapai 100 persen.

Sedang untuk pendistribusian penyaluran kepada penerima sudah dilakukan secara bertahap ke titik-titik bagi ke masing-masing pekpn."Mulai tahun ini masyarakat tidak dibebani biaya tebus sepersenpun. Bahkan mereka akan menerima bantuan Rastra sebesar 10 kg/KK/bulan," imbuh Arif Nugroho. (tyo/ilc-1).



Terpopuler