{{ message }}

Arinal-Nunik Nomor 3, Angka Keberuntungan Rakyat Lampung

Selasa, 13 Februari 2018 - 11:57:14 AM | 211 | Pilkada

Arinal-Nunik Nomor 3, Angka Keberuntungan Rakyat Lampung
Hasil undian nomor keempat paslon peserta Pilgub Lampung. (inilampung.com/ist).

INILAMPUNG.COM - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik) mendapatkan nomor 3 sebagai angka peserta Pilkada Lampung 2018.

Perolehan nomor tiga itu disambut antusias ratusan pendukung Arinal-Nunik yang hadir pada pengundian nomor peserta Pilgub yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung di Hotel Novotel, Selasa (13/2/208) malam.

Bahkan, simpatisan Arinal-Nunik yang turut hadir pada pengundian itu menyebut angka tiga sebagai angka keberuntungan.

“Itu nomor keberuntungan bagi rakyat Lampung. Kami yakin Arinal-Nunik akan membawa Lampung lebih maju dan lebih jaya lagi. Pasti menang,” demikian Hardian, simpatisan Arinal-Nunik kepada media.

Sementara paslon lainnya, Muhammad Ridho Ficardo-Bachtiar Basri mendapatkan nomor 1, Herman HN-Sutono mendapatkan nomor 2 dan pasangan Mustafa-Jajuli mendapatkan nomor 4.

Pengundian nomor urut paslon yang akan berlaga dalam Pilkada Lampung 2018 dibuka Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Nanang Trenggono.

“Menjelang proses penetapan pasangan calon kami mencoba menyerap aspirasi masukan dan kritik. Sempat terlontar dari salah satu pasangan calon sebaiknya pengundian pengambilan nomor urut dilaksanakan sekaligus,” ujar Nanang.

Bawaslu Lampung menurutnya juga meminta agar proses pengundian dilakukan secara terbuka dan adil.

“Oleh karena itu kami selama ini sudah berdiskusi dan tadi siang menggelar rapat pleno juga dibawah pengawasan Bawaslu. Kemudian kita memilih dari beberapa skenario dari pengambilan nomor urut agar dipercaya masyarakat Lampung dan terutama oleh pada pasangan calon gubernur,” ujarnya.

Nanang Trenggono kemudian membacakan tata tertib pengundian, yang akan melibatkan keempat calon. “Sambil menungggu hasil pengumuman, masing-masing calon kami mohon orasi selama lima menit berdasarkan nomor urut untuk disampaikan pada kita semua dan masyarakat Lampung secara keseluruhan. Sehingga Pilkada ini menjadi milik kita semua, bukan hanya miliki KPU dan Bawaslu saja, tapi milik rakyat Lampung,” tegasnya. (rls)



Terpopuler